Publik Curiga….??? Ketua LSM KOMPAK Angkat Bicara, Terkait Anggaran SEKDA Kabupaten Tangerang. | POSBANTEN.CO.ID
google.com, pub-2901016173143435, DIRECT, f08c47fec0942fa0
google.com, pub-2901016173143435, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Monday 15th July 2024

Publik Curiga….??? Ketua LSM KOMPAK Angkat Bicara, Terkait Anggaran SEKDA Kabupaten Tangerang.

Posbanten.co.id, Tangerang.

Masyarakat ( publik) curiga atas biaya Anggaran dinas untuk rapat, dan makan yang kerap keluar bahkan rapat diadakan di hotel dan tempat lain yang menyerap uang rakyat, hal ini mendapat sorotan masyarakat bahkan H Retno Juarno selaku Ketua LSM KOMPAK (Komunitas Masyarakat Pemberantas Korupsi) Kabupaten Tangerang Angkat bicara hari ini 19 /10/2023.

Retno Juarno meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK -RI) untuk segera membongkar dugaan praktek Korupsi berjamaah pada Anggaran makan dan minum serta rapat pada Sekda Kabupaten Tangerang Tahun anggaran 2022 – 2023.

Saat ditemui awak media Retno mengatakan, bahwa ada dugaan penyimpangan Anggaran tersebut, yang mana menurutnya malah di jadikan, “Bancakan ” oleh sejumlah oknum tertentu, Sedangkan disitu jelas pada rincian penggunaan anggaran belanja makanan dan minuman rapat dan tamu tersebut dalam kurun waktu 2 tahun saja sejak 2022 sebesar Rp.1.797.940.000,00 (HPS) dan 2023 Rp.2.170.000.00,00 (RUP) dan itu bersumber dari dana APBD Kabupaten Tangerang.

H.Retno Juarno menyampaikan bahwa menurutnya, sangat besar sekali anggarannya dan tentu harus transparan dalam realisasinya, maka dari itu kami meminta BPK dan KPK untuk segera melakukan audit dan memeriksa agar mengetahui secara jelas dan juga rincian administrasi secara lengkap, serta tentang bagaimana anggaran tersebut digunakan,” ucap Retno Juarno.

Publik curiga bukan tidak beralasan, karena selama ini diketahui bersama, akibat terlalu sering sekali Bapak Sekda dan seluruh OPD menggelar dan mengadakan rapat di luar (red. Hotel Yasmine dan Lemo) menurutnya itu seperti kebiasaan,”Orang, Minum Obat” maka suatu hal yang lumrah dan mendasar jika kami menanyakan penggunaan makanan dan minuman tersebut,” ucap Haji Retno Juarno.

Selanjutnya Retno juga memaparkan jika rapat di lingkungan gedung Sekda, pasti itu tidak berlangsung lama, sehingga makan diganti dengan Snack terus itu hitungannya seperti apa…? Ya kan jelasnya, dan  Kami hanya ingin penjelasan serta alasan atau keperluan makanan dan minuman selama rapat dan saat menerima tamu di Bagian Umum Sekda ungkapnya.

Dengan adanya kecurigaan publik tersebut maka LSM kompak akan segera mungkin melayangkan Surat secara resmi ke Ombudsman dan KPK di Jakarta, karena ini sudah gak sehat. Masa Anggaran tersebut jadi bahan “Bancakan” para oknum orang – orang di Lingkup Sekda Kabupaten Tangerang,” ucap Retno Juarno.

Tak hanya itu Retno juga menyebut, Saya pastikan bahwa penggunaan anggaran tersebut tidak sesuai dengan peraturan dan pedoman yang berlaku,” tandasnya.

Hingga berita ini di terbitkan belum sempat konfirmasi ke SEKDA kabupaten tangerang terkait kebenaran dan kesesuain data yang dimiliki sekda.

 

Piter siagian.

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

mgid.com, 748613, DIRECT, d4c29acad76ce94f