Rotasi dan Mutasi pejabat eselon III dan IV yang terjadi sekitar pertengahan Bulan Oktober 2022 itu diduga bermasalah.


Jawa Barat, posbanten.co.id

Akhirnya mutasi di lingkungan Purwakarta, Jawa Barat jadi sorot para Lembaga Swadaya Masyarakat dan aktivis.

Bahkan ada rencana para penjabat yang tidak komparatif dan sudah di lantik tidak tertutup kemungkinan bisa batal.

Jika kasus ini akan naik kejati Jawa Barat, karena ada di duga penjabat eselon II tidak terangkat dari pemutasian.

“Kami akan waktu dekat ada pemanggilan penjabat yang di duga ada prajakat tidak masuk mutasi”, katanya Jajang Hendar meniru kata Kejati Badung.

Menurut informasi, bahwa pejabat yang di panggil oleh pihak Aparat Penegak Hukum (APH) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat mulai terkuak, mereka yang dipanggil berkaitan dengan masalah carut marut Mutasi dan Rotasi beberapa bulan yang lalu.

Rotasi dan Mutasi pejabat eselon III dan IV yang terjadi sekitar pertengahan Bulan Oktober 2022 itu diduga bermasalah, karena banyak pejabat yang tidak sesuai dengan Kompetensinya ditempatkan pada jabatan yang tidak semestinya.

Sehingga pemanggilan yang dilakukan oleh pihak APH Kejati Jabar itu, berkaitan diduga ada jual beli jabatan dalam rotasi dan mutasi tersebut.

Salah seorang pejabat eselon II yang dihubungi pojoksatu.id, membenarkan bahwa informasi adanya pejabat yang di panggil oleh APH Kejati itu bukan isu tapi sebuah kebenaran.

Iya, ada yang dipanggil oleh APH Kejati Jabar. Berkaitan dengan masalah rotasi dan mutasi yang berlangsung beberapa bulan ke belakang,” ujar salah seorang pejabat eselon II atau setingkat kepala dinas, yang meminta agar namanya di rahasiakan, saat dihubungi pojoksatu.id via seluller.

Sementara itu, beberapa pejabat di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), saat di konfirmasi via seluller tetap bungkam enggan memberikan klarifikasi atas pemanggilan pejabat ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Untuk di ketahui, sekitar pertengahan bulan Oktober atau tepatnya pada Rabu 12 Oktober 2022 lalu, Bupati Purwakarta,

Pojok.id Anne Ratna Mustika melantik puluhan pejabat dilingkungan pemerintah daerah secara mendadak.

Deni / haryadi / posb

Berita Terkait

Top