Bagaimana Hukum Orang Berpuasa tapi Tidak Shalat?


 

Selama bulan suci Ramadhan, umat Islam wajib melaksanakan ibadah puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Hal itu sebagaimana disampaikan dalam firman Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 183, yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman diwajibkan bagimu ibadah puasa, sebagaimana diwajibkan bagi orang-orang sebelum kalian, agar kalian menjadi orang-orang yang bertaqwa.” Kendati menemui Ramadhan, tak jarang umat Islam yang melupakan kewajiban-kewajiban lainnya, salah satunya tidak menunaikan ibadah shalat lima waktu selama berpuasa.

Lantas bagaimana hukum orang yang berpuasa tapi tidak menjalankan shalat lima waktu? Tidak shalat, puasa tetap sah Wakil Rektor UIN Raden Mas Said Prof Syamsul Bakri mengatakan, berdasarkan hukum fiqih, hukum orang yang berpuasa tetapi tidak shalat ibadah puasanya tetap sah. “Itu kan soal fiqih. Fiqih itu kan hukum formal. Jadi hukum formal menyatakan bahwa tidak shalat bukan sesuatu yang membatalkan puasa,” jelasnya, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (14/4/2022). “Bahkan orang yang berbuat maksiat pun tidak batal puasanya,” imbuhnya. Baca juga: Bolehkah Shalat Sambil Membuka dan Membaca Al Quran? Adapun hal-hal yang membatalkan puasa, di antaranya makan, minum, melakukan hubungan seks dengan disengaja, muntah disengaja, haid atau menstruasi, dan lain sebagainya. Kendati demikian, Prof Syamsul mengatakan bahwa tidak shalat saat berpuasa dapat mengurangi kualitas ibadah puasa itu sendiri. “Kalau soal kualitas itu lain di luar fiqih,” tuturnya. “Bahwa ada berkurang kualitasnya, iya tentu. Tetapi itu bukan wilayah fiqih. Fiqih bicara soal sah atau batal sesuai syarat hukum atau tidak,” pungkas dia.

 

 

kompas.com/tren/read/2022/04/15/030600965/

bagaimana-hukum-orang-berpuasa-tapi-

tidak-shalat-?page=all.

 

Berita Terkait

Top