Soal Dugaan Potongan BLT Dana Desa Karangsari, Camat Angsana, M. Asep Saepudin : “Terkait Itu Kades Dipanggil DPMPD


 

PANDEGLANG, – posbanten.co.id Adanya Pengakuan yang berhasil terekam dan diabadikan melalui video, dan pernyataan tertulis dari sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) BLT DD di Desa Karangsari Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang yang menerima tidak utuh.

Pengakuan dari sejumlah KPM tersebut BLT Desa diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) menerima uang sejumlah Rp.900.000,- dikantor desa Karangsari, Namun setelah itu diambilnya kembali oleh oknum sebesar Rp. 300.00,- (Tiga ratus ribu rupiah).

“Dari Rp.900.000,- diambil kembali dengan cara petugas datang kerumah sebesar Rp Rp. 300.00,- jadi kami hanya menerima uang Rp. 600.000,” terang salah seorang Keluarga Penerima Manfaat yang enggan disebutkan namanya di media.

Senada diungkapkan KPM lainnya bahwa, BLT dana desa yang disalurkan kepada KPM senilai 900.00, ribu, dipinta kembali Rp 300,00,- oleh pihak terkait.

“Bener pa, dari Rp. 900.00,- dipinta kembali sebesar 300.00,- tapi saya meminta kebijakan dan akhirnya dikasih kembali 50 ribu jadi kalo saya hanya dipotong Rp 250.000,- dan yang saya terima 650.00,- saja,” ucap Keluarga Penerima Manfaat KPM BLT Dana Desa lainnya.

Saat dikonfirmasi wartawan pada Jum’at 8 Juli, Camat Angsana, M. Asep Saepudin mengatakan bahwa terkait dengan BLT dana desa wa’alaikumsalam, terkait pemberitaan itu pak Kades Karangsari telah dipanggil oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang.

“Wa’alaikumsalam, terkait pemberitaan dengan itu pak Kades telah di panggil oleh DPMPD kang,” jawab singkat M. Asep Saepudin dalam klasifikasi melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, Kepala Desa Karangsari tidak memberikan klarifikasi saat dipinta hak jawab tanggapannya, hingga berita ini dipublikasikan awak media masih terus mencoba menghubungi guna mendapatkan informasi lebih detail.

@Edi/Tim

Berita Terkait

Top