BUKAN ARMAGEDDON MELAINKAN AROMA GEMBLUNG.Oleh: Saiful Huda Ems. | POSBANTEN.CO.ID
google.com, pub-2901016173143435, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Sunday 14th April 2024

BUKAN ARMAGEDDON MELAINKAN AROMA GEMBLUNG.Oleh: Saiful Huda Ems.

Posbanten.co.id, Jakarta.

Ke Adian Napitupulu timses Mas Ganjar Mukidi bilang,”2024 kita harus menang Mas Adian”.

Ke Prabowo Mukidi bilang,”Pak Prabowo harus menang, karena saya tidak mau anak saya jadi penyebab kekalahan Pak Prabowo”.

Pernyataan Mukidi pada siapa yang harus kita percayai?

Masihkah kita semua mempercayai bahwa semua ini hanya drama dan seni politik tingkat tingginya?

Jauh sebelum itu Mukidi bilang di depan banyak media,”Anak-anak saya gak ada yang tertarik masuk di politik”. Namun ternyata mereka masuk ke dunia politik juga.

Pernah juga Mukidi mengatakan,”Si Baron baru dua tahun jadi Walikota, masih terlampau muda, masak mau jadi Cawapres”. Kenyataannya?.

Masih belum cukup menjelaskan karakter plintat plintutnya Mukidi?.

Menjelang Pilpres 2014 Mukidi bilang,”Saya tak akan menaikkan harga BBM”. Kenyatanya?…

“Mobil ESEMKA akan menjadi mobil Nasional”. Kenyataannya?.

“Saya tak akan membuat kebijakan BLT, itu hanya akan membuat rakyat jadi malas”. Kenyataannya?.

“Saya tak akan berhutang ke Luar Negeri, Indonesia ini sudah kaya raya”. Kenyataannya?.

“Saya tak akan memperlemah KPK, saya akan tingkatkan kekuatan KPK 10 x lipat !”. Kenyataannya?.

“Kita harus bela kemerdekaan Negara Palestina, kalau Israel masih bandel bila perlu kita buat rame !”. Kenyataannya? Bikin rame apa?. Bikin rame menghantam GP yang melarang team sepak bola Israel yang mau bertanding di Indonesia karena bertentangan dengan Konstitusi?.

Dan kalian mungkin masih akan bisa menambahkan banyak lagi inkonsistensi ucapan Mukidi.

Kita sebagai sebuah bangsa sudah terlalu banyak ditipu, karena kita sebagai bangsa dianggapnya terlalu polos dan lugu.

Manuver-manuver politik terakhir Mukidi bukanlah yang kalian kira mirip drama film Armageddon, namun sebenarnya ini intrik politik nyata yang penuh Aroma Gemblung. Anak dan adik iparnya dijerumuskan dengan dalih untuk menyelamatkan rakyat dan memperlemah pihak lawan, padahal semuanya dimaksudkan untuk menyelamatkan imperium kekuasaan dinasti politiknya, dan mengantisipasi kejatuhannya yang sangat menakutkan.

Saya pernah bertemu dan bicara dengan Paman Usman di Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi Mahkamah Konstitusi tahun 2019, sumpah beliau itu terlihat orang baik dan nyufi. Mungkin karena kemarin beliau ditekan oleh Mukidi, beliau jadi linglung dan membuat keputusan kontroversial dan memalukan seperti itu.

Sekarang semuanya kembali pada kalian, masih mempercayai Mukidi atau lebih mempercayai orang-orang berintegritas yang terus mencurahkan pikiran-pikiran kritis dan jernihnya di negeri ini. Silahkan saja pilih,  Salam tandasnya.

Piter siagian

Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer dan Pengamat Politik.

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

mgid.com, 748613, DIRECT, d4c29acad76ce94f